Senja Hari di Koridor Kota Daeng


Di sanalah mulai terlintas banyak hal dalam pikiran, apalagi tentang soal keuangan di kota besar rantau yang lagi-lagi terbenak di pikiran, apalagi tentang isi kepala merasa seorang beban di orang tua. Semua itu berputar pelan di kepala, menemani langkah di Koridor Kota Daeng.

Tak tahu mau ke arah mana pikiran ini akan berlabuh. Dalam berbagai gelisah yang selalu datang silih berganti, memenuhi ruang kepala tanpa jeda. Sebab, tidak semua hal persoalan akan menemukan jawaban, sebagian perlu dihadapi dengan keteguhan hati, doa dan keyakinan bahwa setiap langkah punya jalannya sendiri.

Di bawah senja langit Koridor Kota Daeng yang perlahan berubah menjadi warna, sementara kendaraan yang terus bergerak mencari tujuan masing-masing. Sementara itu, aku berjalan pelan sambil menitipkan doa agar pintu-pintu rezeki dibukakan, serta diberi kelapangan hati dan kebijaksanaan dalam mengelola keuangan. Di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah benar-benar berhenti, aku selalu percaya bahwa setiap usaha, doa dan kesabaran akan menemukan waktunya sendiri.

Penulis oleh :

Moch. Refa Amirul

Pendiri dan Pengelola MianaIde